Hari Ini:

Rabu 20 Sep 2017

Jam Buka Toko:

Jam 08.00 s/d 17.00 WIB

Telpon:

0895375040217

SMS/Whatsapp:

0895375040217

Line ID:

dalam perbaikan

BB Messenger:

dalam perbaikan

Email:

annisaokto100@gmail.com

Layanan Online:

Jangan Sepelekan Gejala Kanker Paru-Paru

21 February 2017 - Kategori Blog


Gejala kanker paru-paru kadang tidak disadari oleh penderita. Pasalnya, gejala tersebut sama sekali tidak menunjukkan bahwa ada penyakit yang berbahaya yang membayangi mereka, yaitu kanker paru-paru. Beberapa pasien kanker paru-paru tidak menyangka bahwa batuk dan beberapa tanda-tanda sepele lainnya justru jadi awal dari gejala kanker paru-paru yang sangat berbahaya.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, batuk ternyata menjadi salah satu tanda kemungkinan seseorang terjangkit penyakit kanker paru. Bisa dikatakan batuk menjadi awal terjadinya penyakit kanker paru-paru. Sayangnya, tidak banyak orang yang menyadari hal ini. Mereka lebih menganggap batuk sebagai penyakit biasa dan mudah untuk disembuhkan. Perbedaan yang mencolok antara batuk biasa dan batuk yang kemungkinan besar menjadi gejala kanker paru-paru adalah lama waktunya. Jika batuk tidak kunjung sembuh setelah mendapatkan obat batuk, ada baiknya orang tersebut berkonsultasi ke dokter untuk memastikan apakah batuk tersebut tanda dari kanker paru-paru atau tidak.

Merasa lebih cepat lelah serta sering kehabisan nafas menjadi gejala awal yang lain dari penyakit paru-paru. Bagi hampir semua orang, terengah-engah serta kecapaian setelah bekerja sangat keras menjadi hal yang lumrah. Akan tetapi, jika hal tersebut terjadi tanpa alasan apapun atau ketika orang tidak melakukan pekerjaan yang berat, orang tersebut sebaiknya waspada jangan-jangan penyakit kanker paru-paru benar-benar menghantui.

Gejala lain yang mungkin tak pernah dikira oleh masyarakat secara umum adalah adanya bunyi ketika bernafas. Jika nafas seseorang berbunyi, ada baiknya segera ke dokter untuk mencari tahu apakah hal tersebut adalah gejala kanker paru-paru atau tidak. Nafas yang berbunyi ini biasanya terdengar ketika seseorang terlelap. Jadi, orang yang tahu persis adalah anggota keluarga.

Selain nafas yang berbunyi, gejala penyakit kanker paru-paru juga biasanya dibarengi dengan perubahan suara. Sayangnya, banyak orang yang menyalah artikan perubahan suara ini. Mereka menganggap hal tersebut wajar apalagi jika seseorang sedang terkena demam atau flu. Itulah mengapa gejala kanker paru-paru yang sepele tersebut harus diketahui oleh masyarakat luas agar mereka bisa mencegah penyakit paru-paru tersebut sejak dini.